LKSA Muhammadiyah Rungkut – Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya mengadakan kegiatan Project Based Learning (PjBL) Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) 4 di Asrama 2 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Rungkut, yang sebelumnya dikenal sebagai Panti Asuhan Muhammadiyah Kedung Asem, Sabtu (1/11/2025).
Mengusung tema “Keutamaan Menuntut Ilmu dan Pencegahan HIV pada Remaja”, kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPAIK) UM Surabaya dan melibatkan dosen pengamp,u Islam Syarifurrahman, M.Kep., serta tujuh mahasiswa: Yasmin Salsabila Priyatni, Muhammad Adam Yulloh, Maftuhah, Refina Agustin, Yunita Anggraeni, Revent Afdhan, dan Nur Rohman Amalia.
Ketua kelompok 5, Muhammad Adam Yulloh, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak panti mengenai pentingnya menuntut ilmu sesuai prinsip Kemuhammadiyahan, serta meningkatkan kesadaran remaja akan bahaya dan pencegahan HIV/AIDS.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat belajar dan meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS pada generasi muda,” ujar Adam. Ia menambahkan, seluruh persiapan berjalan lancar berkat bimbingan dosen dan kerja sama yang baik antara tim mahasiswa dan pihak mitra.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti acara dengan tertib, meskipun antusiasme sebagian anak sempat menurun. Namun demikian, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Adam juga menyampaikan kesan positifnya, “Saya merasa sangat senang karena pihak pengurus panti sangat ramah dan fleksibel. Anak-anak juga menerima materi dengan baik. Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada kami.”
Sementara itu, Ahsan, Kepala Asrama 2 LKSA Muhammadiyah Rungkut, menyampaikan apresiasinya kepada para mahasiswa. “Kami berterima kasih atas kegiatan ini. Semoga memberikan kontribusi dan dampak positif, tidak hanya bagi anak-anak asuh, tetapi juga bagi mahasiswa yang terlibat,” ujarnya dalam sambutan.
Kegiatan edukatif ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di masyarakat, serta menginspirasi anak-anak panti untuk terus semangat belajar dan menjaga kesehatan diri.


